January 23rd, 2010
Amankah ATM Anda?
Wow, sekarang kita digemparkan oleh berita-berita mengenai pencurian ATM menggunakan teknik scimming. semakin maju saja cyber crime di negara kita.
kejadian ini sebenarnya sudah ada sejak tahun 2006 lalu, tetapi baru mencuat secara heboh setelah pencurian besar-besaran yang dilaporkan dari tenggang waktu antara tanggal 16-19 januari kemarin. nilai sangat fantastis tercatat yaitu mencapai 4,1 milyar, dan sekitar 2,4 milyarnya ber-TKP di Denpasar, Bali. mungkin tempat ini dipilih karena merupakan daerah wisata dan kebutuhan cukup besar untuk pengambilan uang.
bagaimana sebenarnya modus yang digunakan? jadi, pelaku memasang alat tambahan, yaitu scimmer pada bagian mulut lubang untuk memasukkan kartu. scimmer mampu membaca data magnet yang tersimpan pada kartu ATM, yang kemudian dapat dibuat dibuat duplikat kartu ATM korban. sesuatu lain yang dibutuhkan untuk mengakses kartu ATM bukan milik pribadi adalah kode PIN pengguna. untuk mengetahuiya, pelaku memasang spy camera yang diarahkan ke tombol untuk memasukkan PIN, dengan begitu tersimpanlah rekamannya. setelah mendapatkan semua yang dibutuhkan dan dapat mengaksesnya, pelaku memindahkan tabungan korban ke bank lain untuk berikutnya berarti pelaku dapat mengambilnya secara tunai.
pada bulan September 2009 telah terjadi pencurian dengan kasus sama, dan telah ditangkap pula pelakunya. pencurian ini melibatkan pelaku dari luar negeri, yaitu seseorang yang berasal dari Rusia. begitu juga dengan kasus yang sekarang, diduga melibatkan negara lain. sedangkan pada Februari 2008, seorang wanita bernama Yuyun mengaku menjadi korban dari kasus serupa. setelah ia mengambil uang tunai senilai 500ribu rupiah pada ATM sebuah bank, tercatat dua menit kemudian terjadi transaksi pemindahan hampir seluruh tabungan dipindahkan ke beberapa bank lain, padahal ia tidak melakukannya dan kartu ATM masih aman ada padanya. ia melapor kepada pihak bank namun mereka mengatakan bahwa itu semua merupakan kelalaian nasabah. dia tidak mendapat ganti rugi karena laporannya sudah terlambat, yaitu lebih dari dua bulan. tetapi sekarang, sebagian besar korban telah dikembalikan tabungannya yang hilang dari pihak bank. hal ini berarti bagus karena pihak bank mampu bekerja sama dengan baik.
para ahli mengatakan bahwa akan lebih aman bila tidak lagi menggunakan magnet dalam pembuatan kartu semacam ini, melainkan menggunakan chip. sudah ada beberapa kartu debet yang menggunakan teknologi chip, resiko keamanan akan jauh lebih berkurang. sebenarnya fingerprint pun menjadi salah satu jalan yang akan menjadikan tingkat kemanan lebih tinggi. namun akan dibutuhkan perubahan untuk sekitar 400ribu ATM yang ada di Indonesia. di samping itu, belum tentu nasabah akan mau menanggung biaya untuk perubahan yang dilakukan.
BI melakukan mediasi terhadap bank-bank untuk mengevaluasi kembali keamanan ATM. sedangkan polisi sedang gencar-gencarnya melakukan sosialisasi bagaimana mengantisipasi kejadian tersebut. ada pun tips yang dapat saya sampaikan yaitu, pertama waspadailah apabila terdapat alat-alat tambahan yang sepertinya mencurigakan. tutupilah dengan tangan ketika sedang memasukkan PIN. setelah selesai bertransaksi, ada baiknya memasukkan kembali kartu dan kemudian memasukkan PIN yang salah lalu pilihlah cancel. sangat disarankan untuk sering mengganti PIN dalam jangka waktu tertentu sekali. hindarilah bertransaksi pada mesin ATM yang terletak di tempat yang sepi, serta waspadailah orang di belakang anda. banyak lagi sebenarnya yang dapat dilakukan. bahkan orang tua saya menyuruh agar jangan sering-sering menggunakan ATM.
yang terpenting dan paling utama adalah tetap hati-hati dan teliti.


January 25th, 2010
Kucing Says :
Punya nda aman ga?
January 29th, 2010
Skimmer dan Spycam, Sebuah Alat Pembobol ATM | melodanta.com Says :
[...] Lalu munculah pertanyaan.. AMANKAH ATM ANDA? [...]
February 22nd, 2010
admin Says :
hehe.. mi.. atm bank ku yang lama udah kadaluarsa, ni baru kemarin di ambil ampe saldo minimum
truz aku belum bikin yang baru…
mi ati2 yah
^^